Sekali Lagi, Film jadi sarana promosi daerah sebagai tujuan Wisata
Kalau tahun 2008 Film Laskar Pelangi berhasil membawa Belitung menjadi salah satu destinasi Pariwisata, kali ini Film KKN di desa Penari menarik banyak penontonnya untuk mengunjungi lokasi film yang diangkat dari kisah nyata tersebut.
Banyuwangi. Kabupaten di timur Provinsi Jawa Timur yang juga merupakan tempat penyebrangan ke Gilimanuk, Bali.
Latar kisah yang menarik (bahkan) sering dipercayai dan hidup di masyarakat kita, tentu saja membawa rasa penasaran orang yang menonton filmnya untuk melihat lokasi Desa Penari.
Tak urung Menteri di Kabinet juga menyatakan niatnya berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi.
Tidak ayal pesona film akan menarik penonton untuk menjadi wisatawan. Sebuah proses kreatif yang diawali dari cerita di suatu tempat, diangkat menjadi Film, di tonton oleh masyarakat, dan tempatnya menjadi lokasi Pariwisata.
Pemerintah di sejumlah daerah bahkan sering menawarkan daerahnya kepada Produser Film untuk menjadi lokasi pembuatan Film, karena mengganggap Film merupakan wadah promosi Pariwisata daerahnya.
Dan sejak 2008, Film masuk sebagai subsektor Industri Kreatif lewat Perpres No. 8 tahun 2008.
Karena itulah beberapa tahun terakhir, film naik daun.
Hal itu juga memacu Rumah Produksi untuk menghasilkan tampilan visual dari sebuah lokasi film dapat menarik minat penonton untuk berkunjung.
Sisi Cerita memang sangat penting, namun eksekusi pada saat pengambilan gambar dan editing juga sangat mempengaruhi Film itu sendiri.
Per tanggal 23 Mei 2022, Film garapan MD Pictures "KKN di Desa Penari" Telah berhasil menjadi Film yang paling banyak ditonton. Dan saat ini masih terus di putar di bioskop tanah air. Tapi minat masyarakat untuk mencari tahu dan mengunjungi lokasi film tersebut sudah menggeliat. Di situ pencarian google, saat mengetik "Lokasi... " Langsung akan muncul tren pencarian dalam beberapa hari terakhir. Seperti "Lokasi asli kkn", "Lokasi KKN.. ", "Lokasi Desa... ", "Lokasi Penari.. ".
Dari sini peran besar sebuah karya kreatif seperti Film benar-benar berhasil tidak hanya menampilkan hiburan. Tapi juga promosi Pariwisata.
Komentar
Posting Komentar